Sabtu, Januari 15, 2011

Penting nggak sih safety riding?

Suara decitan ban beradu dengan aspal--dan diiringi dengan suara hantaman--memecah keheningan malam itu. Aku, dan beberapa pengendara lainnya menoleh ke arah sumber suara. Beberapa orang terpekik ngeri. Ada kecelakaan lalu-lintas!! Dan pengendara tersebut langsung meninggal di tempat!!
Lidahku mendadak kelu. Kutatap ayahku yang duduk di belakangku--kami mengendari motor hendak ke stasiun Kertosono, dia menatapku balik sambil berkata, "Satu keluarga kehilangan satu anggota keluarganya."
Kami lalu melanjutkan perjalanan. Saat menemui perempatan, ayahku berkata, "Agak pelankan laju motormu. Untuk berjaga-jaga kalau ada yang melaju kencang."

Aku hendak menyanggah. Tapi ayahku memotong, "Kamu mendengarkan saja. Sebenarnya tidak boleh berbicara dengan sopir, tapi aku ingin kamu tidak bernasib seperti pemuda tadi."

Lalu kami menemui pertigaan dengan lampu lalu lintas. Kurang 3 menit lagi, lampu akan berubah merah. Aku memacu motorku lebih cepat agar tidak terpaksa berhenti di lampu merah. Namun ayahku berpendapat lain. Dia memintaku mengurangi laju kendaraan yang kami tumpangi. Satu pertanyaan lagi tersimpan di benakku. kenapa? Bukannya dia tadi bilang terburu-buru agar sampai Surabaya tidak kesiangan.

Sesampainya di stasiun Kertosono, saat aku siap membombardirnya dengan berjuta pertanyaan--sebenernya nggak sampai segitu sih, hehehe, dia mengajakku untuk beristirahat sebentar. Mengatur nafas sebentar, katanya--dia tahu anaknya akan mencecarkan, hehe.

"Sebelum kamu mulai bertanya ayah ingin kamu dengarkan ayah dulu," Ayahku memulai. Kamu dengarkan ini dahulu. Dengarkan baik-baik karena aku tidak akan mengulanginya." Dan ayahku pun mulai berceloteh. Sebagai pengemudi truk trailer, dia tentunya sudah banyak makan garam di belantara kota--jalan raya.

Dari penjelasannya yang berbusa-busa (moga nggak kualat deh ya -_-) aku bisa menyimpulkan, kalau dijalan itu:
1. Selalu perhatikan spion. Spion itu sangat penting, karena dia menjelma menjadi mata kita untuk melihat ke belakang. Terutama pengendara motor, jangan dicopot atau diganti yang bukan standar, selain resiko ditilang bisa-bisa kita kecelakaan, karena saat konsentrasi menoleh ke belakang ternyata di depan ada kendaraan berhenti mendadak.
2. Jangan menganggap orang lain memiliki kemampuan mengemudi yang baik. Terkesan meremehkan? Bukan. Hal itu dimaksudkan bahwa kita harus sadar manusia tidak diciptakan dengan kemampuan yang sama. Tak semua orang memiliki respon yang sama di situasi yang sama.
3. Sabar. Ini poin penting, saat hendak menyeberang, saat hendak menikung, saat hendak berbelok, usahakan sabar. Jangan pernah mengira orang lain mau mengalah untuk kita.

gambar diambil dari karir-up.com (rujukan google)
"Aku lihat tadi ada serpihan helm di jalan, cowok tadi pastinya kan udah nerapin safety riding dong. Pakai helm. Pakai jaket lengan panjang juga. Tapi kenapa masih bisa kecelakaan?" Tanyaku.

"Kita memang mencegah, tapi kalau yang namanya takdir siapa yang bisa memprediksinya? Mungkin saja pemuda itu lupa mengunci pelindung dagu pada helmnya. Sehingga helm itu mungkin terlepas saat itu."

"Omong-omong, sekarang udah pukul... ayah nggak telatkah?"

Ayahku merogoh sakunya. Mengeluarkan hapenya. Melihat angka-angka mungil penunjuk waktu. "Moga masih keburu!" Katanya sambil berdiri dan bergegas ke loket penjualan karcis. "Kamu hati-hati ya. Ingat apa yang aku ucapkan tadi," teriaknya sebelum akhirnya dia menghilang dari pandanganku.

Kejadian itu sebenernya terjadi sudah lama--pertengahan bulan Oktober. Tapi wajah pemuda yang mengalami kecelakaan itu masih tercetak jelas di ingatanku. Kita tidak tahu apa yang terjadi di masa depan.  Jadi penting nggak sih safety riding? Aku rasa sobat tahu jawabnya bila nyawa adalah taruhanya ^_^

Happy riding,
jun
Share:

16 komentar:

  1. huh emosi kadang datang tak diundang muncul sendiri seiring kondisi jalan,

    BalasHapus
  2. >> Heri
    maka disitulah kesabaran kita diuji ^_^

    BalasHapus
  3. Sangat penting!...
    Kalo mau nyawa selamat, ya safety riding... :D
    Sukses!...

    Salam sayang dari BURUNG HANTU... Cuit... Cuit... Cuit...

    BalasHapus
  4. Nah itu dia, kadang kita pikir semua orang punya kemampuan berkendara yg sama dengan kita, padahal belum tentu. Ada yg ugal2an dan berantakan tapi dia mungkin selalu beruntung karena tdk mengalami kecelakaan, tapi sebenarnya dia lah yg bisa membahayakan pengemudi yg mengemudi dengan baik.

    Dan mentaati peraturan adalah yang terpenting. Kunci dari taat peraturan ya itu, belajar bersabar. :)

    BalasHapus
  5. Gula castor baca lengkapnya disini http://dapurpunyaku.blogspot.com/2009/11/jenis-jenis-gula.html

    salam kenal ya.. :)

    BalasHapus
  6. safety riding? penting dong...
    itu untuk melindungi kita sendiri kan?

    BalasHapus
  7. alangkah damainya berkendara kalau semua tertib ya?
    tapi namanya kecelakaan (takdir) kita tak kuasa menolaknya.

    BalasHapus
  8. menurut ane sih penting sob pakai safety riding soalnya menurut pengalaman ane, dulu saat pakai helm yang baru beli masih kinclong-kinclongya ni, e ternyata mengalami kecelakaan untungnya ni ane pakai helm teropong yang tebal jadi kepala ane tidak cedera. nah ini kan faktor safety riding sebagai penyelamat.
    sudah,, betul itu semua petuah ayah ente.. tidak diragukan lagi.. :)

    BalasHapus
  9. Cieee..yang lagi ikutan lomba safety riding :p
    Sukses deh buat lombanya.
    Oh..ia, yang namanya keamanan dalam berkendara emang penting banget :)

    BalasHapus
  10. pentiiing banget.. memakai helm bukan untuk menghindari polisi tapi demi keamanan diri sendiri. begitu juga sabuk pengaman, lebih aman rasanya.. meski ada hal2 di luar kekuasaan kita yg bisa berkata lain.. tapi setidaknya kita berusaha menjaga diri sendiri dan juga orang lain sesam pemakai jalan..
    (panjang amat komen saya ya?)

    BalasHapus
  11. >> Denuzz
    betul sekali :D

    >> Zee
    Dan itulah yang diajarkan oleh ayah saya :)

    >> Narti
    tentu saja ^^
    makasih juga atas referensi gulanya mbak :D

    >> sda
    iya, sehati-hatinya kita, kalo takdir bilang kecelakaan maka... ya begitulah :)

    >> akhdyo
    makasih bang :)

    >> zippy
    hahaha, emang situ kagak ikutan? :p
    amin, makasih ^^
    tentu saja. tak diragukan lagi :D

    >> Ne
    semua juga panjang lo komennya, hehehe *artikelnya apalagi*

    BalasHapus
  12. mantab gan..emang harus safety

    BalasHapus
  13. point ke tiga sepertinya paling penting, sabar-sabar dan sabar
    Sehati-hatinya kita, belum tentu orang lain hati2, jangan lupa berdo'a juga.

    BalasHapus
  14. bukan nasib tapi takdir
    .
    *CMIIW

    BalasHapus
  15. >> Adib
    yapz, betul sekali :D

    >> mas-tony
    betul sekali ^^

    >> komuter
    iya, takdir ^^

    BalasHapus
  16. "Sabar" wajib hukumnya bagi pengendara untuk melakukan itu, karna dengan sabar kita akan lebih nyaman berkendaraan.

    BalasHapus

Silakan tinggalkan komentar. Jangan spam ya ^_^