Sabtu, November 10, 2012

The Avengers VS Shoot 'em All

Udah pernah nonton kedua film itu? Kalau sudah, bagaimana pendapat kalian tentang kedua film itu? Keduanya bagus? Lebih bagus The Avengers? Lebih bagus Shoot 'em All? Atau dua-duanya masih kalah bagus dengan film panas? #eh

Kalau bagiku sendiri, aku lebih suka Shoot 'em All.

The Avengers, film yang baru-baru ini keluar dan selama berminggu-minggu menduduki daftar film box office, menyajikan banyak efek keren yang memukau mata penontonnya. Aku sendiri dibuat terkagum-kagum.

Seperti dalam komiknya, yang belum pernah kubaca, The Avengers adalah nama untuk menyebut kumpulan beberapa super heroes yang bergabung dan membentuk aliansi. Jadi, bagi yang belum menontonnya, jangan heran bila menemukan Ironman, Hulk, Captain America, Thor, dan dua lagi yang baru aku kenal: Black Widow (satu-satunya cewek dalam kelompok ini) dan Hawkeye.

Jujur saja ya, selain efeknya yang keren, menurutku film ini membosankan.

Kata sahabatku, film ini film action-komedi. Nah, dimana komedinya? Aku hanya nemu dua adegan yang membuatku tertawa, ketika obrolan antara Tony Stark (Ironman) dan Captain Amerika dan obrolan tentang Black Widow.

Bila harus menilai dari nilai 1 sampai 5, aku hanya memberinya nilai 2.

Penasaran dengan genre film action-komedi aku coba mencari film lainnya, apakah semembosankan The Avengers?

Dan secara tak sengaja aku menemukan film yang pas untuk kusandingkan bersama The Avengers. Judul filmnya Shoot 'em All, dan aku menontonnya ketika ditayangkan oleh Trans*tivi.

Perbedaan paling mendasar dari dua film ini adalah The Avengers ada unsur fantasy-sific (science-fiction), sementara Shoot 'em All mengambil sisi lain kehidupan (di dunia nyata).

Secara action, kedua film sama-sama bagus. Tapi secara humor, aku lebih menikmati Shoot 'em All. Secara karakternya, karakter paling menarik di The Avengers hanya 1, Tony Starks, tapi di Shoot 'em All, hampir semua karakter utama memikat hati (Smith yang pemarah, suka berkomentar jujur dan pedas, suka mengkonsumsi wortel mentah, dan benci sekali pada pelanggar lalu lintas, tokoh ceweknya juga, juga penjahatnya yang tidak mau marah karena kalau dia marah dia akan kehilangan kendali akan otaknya, otaknya akan tumpul ketika marah dan tidak bisa digunakan untuk berpikir jernih).

Jujur saja ya, genre film yang aku suka adalah fantasy/science fiction. Termasuk genre bacaan. Tanyakan saja pada teman dan sahabat-sahabatku, prioritas bacaan dan tontonanku pasti genre fantasy atau science fiction. Tapi kenapa aku tidak bisa menikmati The Avengers?

Mungkinkah karena terlalu sering menonton film fantasy dengan tema yang sama sehingga aku merasa The Avengers biasa saja? Ah, tapi nggak juga, aku nonton Wall-E juga fine-fine aja. Nggak ada tuh kata bosan menyelinap ketika aku menontonnya.

Atau mungkin aku tidak bisa menangkap sisi humornya sehingga aku hanya bisa tertawa di dua adegan saja? Tapi rentang waktu penayangan dua film itu tidak jauh-jauh amat kok, jadi aku rasa istilah dan bahasa bukanlah penyebabnya.

Atau malah penerjemahnya? Penerjemahnya beda, jadi rasanya juga beda? Aku rasa itu berperan sedikit. Buktinya film yang biasa ditayangin di Trans*tipi terus ditayangin sama Global*tipi atau RCT*I, aku tetap tertawa di beberapa adegan meski penerjemahannya beda.

Mungkin kembali pada masalah selera kali ya.

Info tambahan, sebelum nonton The Avengers aku berharap tinggi film ini bakal keren banget. Apalagi Transformers 3: Dark of the Moon lumayan mengecewakan (padahal aku menunggu-nunggu nonton film ini lho). Tapi ternyata film ini sama mengecewakannya dengan Dark of The Moon (tapi karena baru film pertama, The Avengers belum punya banyak kesalahan semisal menampilkan scene lama di film sebelumnya seperti Dark of the Moon ini).

Sementara untuk Shoot 'em All. Aku biasanya kurang gitu suka dengan film genre action yang tidak melibatkan teknologi tinggi ala-ala James Bond atau Men In Black. Tapi Shoot 'em All jauh melampaui ekspektasiku. Aku tidak menyangka film itu begitu... Humoris! Tapi tentu saja tidak kehilangan sentuhan actionnya. Untungnya, aku nonton film ini sebelum sensor "belahan dada", "rokok dan minuman keras", "efek mengerikan" (misal: darah muncrat), "kekerasan pada wanita dan anak-anak", dan "pistol ditodongkan ke kepala  atau pisau dilekatkan di batang leher" diberlakukan pada film yang ditayangkan di televisi.

Apa? Adegan ciumannya? Kalau nggak salah sih nggak ada adegan ciuman disini--kalau pun ada, sejak dulu jelas--bakal kena sensor. Toh hubungan Smith dan wanita "nakal" ini tidak sedang dalam suasana kasmaran, tapi mereka disatukan untuk melindungi seorang bayi yang merupakan penggerak plot film ini.

Bagaimana menurut teman-teman? Mana yang lebih kalian sukai? The Avengers atau Shoot 'em All?

Share:

2 komentar:

  1. The Avangers dong! \^^/ dih bnyk tau humornya kalo menurutku.. :)) ga cuma di dialog, tapi juga dalam adegan, hunny.. Bkin ngakak XD

    BalasHapus
  2. bagiku sih The Avenger membosankan dan sedatar tv layar datar tetangganya Dunan :))

    BalasHapus

Silakan tinggalkan komentar. Jangan spam ya ^_^