Sabtu, Desember 01, 2012

Lomba Menulis: Wanita dalam Cerita

Aku selalu suka mengikuti lomba menulis, meski yang benar-benar bisa kuikuti tepat waktu bisa dihitung dengan jari tangan. Tentu saja aku tidak suka ngaret, tapi seringnya setengah waktuku habis kugunakan buat riset. Kalau dibilang perfeksionis sih enggak, tapi kalau dibilang OCD kayaknya sih iya. Aku sering dan selalu memastikan berulang kali bahwa data yang kugunakan sudah teruji kebenarannya. Semisal untuk napas bantuan (TIM SAR sering menyebutnya begitu, bukan napas buatan), aku sampai buka wikipedia berulang kali dan beberapa situs kedokteran atau pribadi hanya agar aku merasa tenang dan lalu bilang, "Oke, kayaknya data ini bisa aku pakai."

Jadi malah ngelantur, kan? XD


Aku ulangi ya, aku selalu suka mengikuti lomba menulis. Kenapa? Sebab lomba menulis itu merupakan jalan tercepat dan tersingkat buat karya kita diterbitkan--yang tentu saja diikuti catatan, tulisan kita memenangkan hati juri. Bukan rahasia lagi kalau lomba menulis mempersingkat waktu pembacaan naskah kita karena adanya deadline pengumuman (meski kadang deadline pengumuman itu diundur).

Nah, kali ini lomba menulisnya diadakan oleh salah satu penerbit Mizan Group: Bentang Pustaka. Dengan tema penulisan "Wanita dalam Cerita". Berikut untuk detailnya:

Info ini bisa dibaca juga disini


Bila kalian bingung apa maksud temanya, berikut jawaban dari pihak Bentang di grup facebooknya (yang aku tulis kembali dengan bahasaku sendiri).


P: Wanita dalam Cerita itu apa sih?
J: Adalah sebuah cerita dimana tokoh utamanya adalah sebuah perempuan.

P: Bagaimana dengan kisah seperti Lolita, dimana tokoh utamanya pria tapi yang jadi pokok masalah atau penggerak plotnya adalah sang Lolita alias tokoh wanita?
J: Itu juga boleh.

Sudah dapat gambaran yang jelas mengenai temanya?

Aku belum sempat menanyakan mengenai novel seperti Luna karya Julie Ann Peters, yang tokoh utamanya cewek tapi penggerak plotnya atau pokok masalahnya adalah seorang cowok yaitu kakaknya, Liam. Apakah itu termasuk juga.

Bagaimana, kalian tertarik mengikutinya? Kalau aku sih jelas tertarik. Dan semoga kali ini bisa tepat waktu secara deadlinenya tanggal 2 Februari bulan depan (dan boleh dikirim via email).

Share:

4 komentar:

  1. ikut ngga ya...
    ideku terkadang sering hilang begitu saja, putus ditengah jalan.. :haha

    BalasHapus
  2. Good Luck!
    Setelah gagal ikut event Gramedia, aku niat ikut yang satu ini :P
    Tapi genrenya itu lho yang bikin diri ini maju mundul....

    BalasHapus
  3. >> Dude
    Ikut dong dude. Mungkin kita bisa saling sharing kalau buntu di tengah jalan gitu.

    >> Ryana as Roro
    Gud luck for you too ^^
    Kenapa genrenya? Aku sih tetap bakal fantasy/sific yang bakal kuajukan :))

    BalasHapus
  4. wah, kita sependapat mas jun ^^ (soal kenapa suka ikut lomba nulis)

    kalo udah ketemu sama kata dewasa, aku pengen membenturkan kepala ke tembok -_- *jeduk*

    BalasHapus

Silakan tinggalkan komentar. Jangan spam ya ^_^