Kamis, April 25, 2013

Books to Movies

Ngomongin soal buku yang dijadikan film, atau film yang diadaptasi dari buku, denganku adalah ngomong dengan topik yang tidak akan pernah kehabisan bahan obrolan. I love books. I love movies too--especially, western movies or made by Hollywood. Books and movies are like an air for me (lebay nggak sih? Hahah, tapi begitulah kondisinya. Teman-temanku yang juga menggemari film, tapi tidak "segila" aku, sampai-sampai mengatakan, aku kayaknya mesti coba berkarir di bidang film.)


Ada banyak sekali film-film yang diadaptasi dari buku yang menjadi favoritku. Note: Daftar berikut tidak urut dari seberapa suka aku pada film itu:

1. Spiderman 1, 2, 3 (directed by Sam Raimi) dari novel grafis The Amazing Spiderman
Film yang nggak pernah aku lewatkan aku tonton meski telah berkali-kali disiarin di TV. Kisahnya oke, dialognya tersusun rapi dan bagus banget dijadikan quote motivasi, bintangnya kelas wahid semua.

2. Jumper dari novel Jumper karya Steven Gould
Kesalahan terbesar di film ini adalah dialognya terlalu berantakan, dan chemistry antara tokoh utama pria dan wanitanya kurang tergali. Tapi terlepas dari itu film ini adalah satu film yang bikin aku iri !! Kemampuan tokoh utama pria yang bisa berpindah tempat secepat kedipan mata benar-benar bikin aku mupeng berat!

3. Stardust dari Stardust karya Neil Gaiman
Film fantasy yang keren! Bahkan menurutku lebih keren dibanding bukunya (kalau ingin batja reviewku tentang buku dan filmnya, teman-teman bisa meluntjur Story Eater Tales). Aku suka pengembangan di filmnya. Aku suka chemistry kedua tokoh utamanya. Dan terutama, aku suka dialog mereka yang membahas soal cinta.

4. Harry Potter series - novel fenomenal karya J.K. Rowling
Masa masih perlu dijelasin lagi? Udah jelas karena aku seorang potterhead! :)) Meski nggak se-wow bukunya, tapi melihat Harry cs dalam bentuk visual adalah kepuasan tersendiri bagiku.

5. The Golden Compass - novel pertama dari trilogi karya Phillip Pullman
Banyak fans buku ini yang kecewa setelah melihat filmnya, padahal menurutku filmnya lumayan kok. Bikin orang iri sebab di dunia pararel tempat Lyra cs tinggal setiap orang tidak dilahirkan sendirian, tetapi telah memiliki jiwa lain dalam bentuk binatang yang disebut daemon. Settingnya yang ala-ala fantasy steampunk menambah keunikannya.

Dan masih banyak lagi. Ada Confession of Shopaholic karya Sophie Kinsella, ada Howl's Moving Castle (aku lupa siapa nama penulis, film-film Doraemon, dan seterusnya dan sebagainya. Kalau aku tulis semua mungkin akan sepanjang jarak matahari ke bumi, hahah.

Selain daftar di atas, ada beberapa novel bagus yang aku ingin banget ada yang bikin film adaptasi. Berikut daftarnya:

1. Will Grayson, will grayson karya John Green dan David Levithan
Kisahnya oke, karakter dua tokoh utamanya yang namanya sama juga oke, pesannya oke banget, cuman endingnya aja yang nggak memuaskanku. Siapa tahu dengan ada yang mengadaptasinya, endingnya jadi makin wow?

2. Six Early Days karya David Levithan
Satu jiwa merasuki 6 tubuh berbeda setiap harinya. 6 kehidupan berbeda "terpaksa" mesti dijalani. 6 kehidupan yang membahas cinta yang berbeda-beda. Salah satu novel yang memuat "keberbedaan" dengan format yang mungkin bisa diterima oleh semua orang, bahkan orang-orang konservatif sekali pun.

3. Incognito karya Windhy Puspitadewi
Novel fantasi dan fiksi ilmiah asli Indonesia. Risetnya oke, cara menghubungkan ceritanya oke, ketegangannya oke, chemistry tokohnya aja yang kurang karena intensitas petualangannya. Ada sineas Indonesia yang berani bikin film fantasi/Fikilm ini?

4. Abarat karya Clive Barker
Yang paling aku suka dari novel serial ini adalah settingnya, yakni Abarat. Ada 25 pulau di Abarat dan setiap pulau punya jamnya sendiri-sendiri. Merupakan tantangan bagi pembuat film-film fantasi dan sific, bukan? Mungkin James Cameron mau mengadaptasinya, secara setting Pandora di filmnya Avatar sukses menarik perhatian banyak orang, termasuk aku.

Yak, aku rasa tiga novel itu dulu. Sebenarnya masih banyak buku-buku bagus yang belum diadaptasi ke layar lebar, tapi sekali lagi, kalau aku beberkan semua, bakal panjang banget ini postinganku. Bisa jadi lebih panjang dari tembok raksasa China, hahah. Lagian kedua jempolku sudah capek, pegal dan letih (kayaknya sih kekurangan sel darah merah, mesti segera minum *beep* deh - iklan bentar).

Gimana denganmu, adakah film adaptasi buku yang jadi favorit kalian? Atau adakah buku favorit kalian yang pengen banget ada yang bikin filmnya? Daripada kalian pendam sendiri dan jadi jerawat, mending kalian share deh ;)

Share:

2 komentar:

  1. Hi Jun,

    aku suka gaya kamu nulis... kaya'nya kamu mesti dikasih hadiah kategori tambahan... hihi... let's see tomorrow yaaa...

    thanks bwat ikutan giveaway-ku :D

    BalasHapus
  2. wah, senangnya ada yang suka dengan tulisanku :')

    sama-sama ^^

    BalasHapus

Silakan tinggalkan komentar. Jangan spam ya ^_^