Minggu, September 08, 2013

Settingankah?

Akhirnya ajang Miss World yang tahun ini akan digelar di Indonesia menjadi buah bibir. Maksudku, sebelum mendekati malam puncaknya yang akan dihelat akhir bulan September ini, acara Miss World yang akan ditayangkan di 160 negara tampak kurang diperhatikan. Maksudku, yang memberitakannya hanya stasiun tv tertentu saja. Tapi sekarang, sejak banyak kontra muncul, beritanya muncul hampir di semua tv Indonesia. Mungkinkah settingan?

Nggak mungkin deh, Jun, kalau settingan. Secara para kontra-ers berhasil membuat pemerintah menghapus kota Bogor dan membuat ajang tersebut hanya akan diadakan di pulau Dewata saja.

Atau jangan-jangan memang sejak awal tak ada rencana untuk mengadakannya di sana... Ah, kenapa aku repot sendiri ya? x))

Btw, aku agak heran kenapa ya kontra-ers itu tak setuju Miss World diadakan di Indonesia? Maksudku, bukankah pihak penyelenggara sudah meyakinkan, berulang kali, kalau sesi bikini ditiadakan dan para kontestannya akan mengenakan pakaian-pakaian yang sopan? Atau mungkin mereka tak percaya pihak penyelenggara tak menepati janjinya?

Ada lagi kontra-ers yang menyoalkan perihal mengeksploitasi perempuan. Kalau begitu kenapa tidak memprotes kontes Putri Indonesia dan atau Miss Indonesia sekalian? Apa bedanya mereka dengan Miss World, selain sesi bikininya dan bahwa acara itu ditayangkan di banyak negara?

Aku sendiri tak terlalu peduli dengan ada atau tidaknya Miss World. Tapi aku cukup penasaran dengan salah satu sesinya yang diberi nam "Beauty with a purpose." Di sesi itu, peserta melakukan kerja sosialnya dan direkam. Yang bikin aku penasaran adalah, apakah itu dilakukan dengan tulus? Atau seperti namanya, ada tujuannya (yang tak baik), semisal memukau juri dan mengharubirukan perasaan penonton?

Ah, terlepas itu settingan atau bukan, mau Miss World jadi diadakan di Indonesia atau tidak, semoga Vania Larissa bisa mengharumkan nama bangsa.

Share:

0 comments:

Poskan Komentar

Silakan tinggalkan komentar. Jangan spam ya ^_^