Senin, November 18, 2013

KUKIS PEDAS: Kumpulan Kisah Pendek Fantasi

Selama sekitar dua tahun terakhir ini, bisa dibilang aku kurang produktif dalam menulis novel. Malah jauh lebih produktif menulis review buku dan curhat colongan daftar harapan.

Bukan hal yang salah memang. Tapi juga bukan hal yang benar. Sebab, beberapa orang sudah menanyakan kapan lanjutan Peri Cinderella, yang aku kasih judul, Taman Cahaya (berasa kayak buku rohani nggak sih?), terbit?

Dan aku merasa bersalah karena hingga kini masih stuck di bab 5 karena ide untuk buku terakhir masih perlu penelitian lagi.

Namun bukan berarti aku berhenti nulis sama sekali. Selama dua tahun terakhir ini aku cukup sering menulis cerita pendek, juga cerita seri yang terinspirasi dari kehidupan pribadi. Kebanyakan karena ada iming-imingnya aka ada hadiahnya, sehingga membuatku bersemangat dan merasa tertantang. Beberapa bergenre realistic fiction. Ada satu yang horror, yang kemudian aku kirimkan ke majalah. Ada pula yang absurd, yang kemudian menjadi salah satu pilar untuk naskah baru. Lebih banyak yang fantasi.

Aku mengumpulkan yang fantasi. Menyatukannya dalam satu buku digital yang kuberi judul KUKIS PEDAS: Kumpulan Kisah Pendek Fantasi.
Share:

Kamis, November 14, 2013

Review Cerpen Majalah Story edisi 42

Saat aku ulang tahun kemarin, salah seorang sahabatku, Ryana as Roro, mengirimi dua hadiah bacaan: The Rise of Nine karya Pittacus Lore dan majalah Story yang bikin aku penasaran bagaimana cerpen-cerpen di dalamnya—secara di daerah tempatku tinggal majalah ini belum pernah aku lihat batang hidungnya.

Err, meski secara literal dia tak punya hidung ._.
Share:

Minggu, November 03, 2013