Jumat, Mei 09, 2014

30 Hari Menulis Cinta #2

Hari ke-6: Hanya Terasa di Ujung Lidah
Hanya menyentuh sedikit.

Hari ke-7: Berita Buruk
Sore hari, ketika keluar untuk keluar "isi ulang" toko, aku mendapatkan berita yang kurang sedap atau tidak enak didengarkan. Aku tahu kehidupan tidak akan lebih buruk lagi tapi... Yah, berita ini cukup mengejutkanku.


Dan setidaknya ada hikmahnya: semangatku untuk menulis jadi berkobar!

Hari ke-8: Konversi
Kemarin, di hari ke-7, aku sempat kelabakan saat file hosting di mana file naskah Nulisbuku bebas diunduh didisable untuk sementara waktu. Aku tidak tahu kenapa. Aku juga sempat menanyakan perihal ini di twitter, tapi tidak dibalas karena saat aku menanyakannya bertepatan dengan jadwal puisi malam sehingga kemungkinan besar mentionku tenggelam oleh mention lain.

Untunglah ada kak Dini Novita, penulis Get Lost dan buku menarik lainnya, dan kak Petronella Putri (@KopiLovie )—omong-omong dia juga salah satu penulis pemberani di Bulan Narasi ini. Kak Dini yang membaca tweetku (di @FJrean ) sontak men-cc-kan tweetku ke kak Petronella. Begitu di-cc, aku langsung mengucapkan terima kasih dan memberikan alamat emailku. Beberapa menit kemudian...

Di emailku ada dua file template naskah Nulisbuku. Satu yang reguler, satu lagi versi mini (soal dua versi ini aku juga baru tahu).

Berulang kali aku mengucapkan terima kasih pada mereka berdua. Mereka sungguh-sungguh baik, ya :'D

Lalu, hari ini, atau tepatnya malam ini, naskahku yang aku tulis di dalam kertas ukuran A4, spasi 1, TNR 12 aku copaskan ke template Nulisbuku dan langsung dihinggapi cemas ketika melihat jumlah halamannya sekarang: bagaimana kalau naskahku nantinya melebihi batas maksimal jumlah halaman?



P.S. Post ini punya kembaran di Bulan Narasi.
Share:

0 comments:

Poskan Komentar

Silakan tinggalkan komentar. Jangan spam ya ^_^