Minggu, September 21, 2014

Mengadu Lenovo A859 dengan New Smartfren Andromax V

Sebenarnya, aku kurang begitu suka dengan kegiatan saling adu. Sebab biasanya, saling adu selalu mengundang rasa sakit. Sakit fisik terkena bogem mentah yang kemudian seringnya berbuntut sakit hati.

Tapi, adu punya banyak makna. Dan adu yang hendak kubahas, untungnya, tidak bermakna seperti pada paragraf pertama. Bukan pula yang berarti memberi tahukan keburukan atau kesalahan atau rahasia atau intinya sesuatu milik orang lain pada mereka yang punya kuasa. Melainkan, memperbandingkan dua hal atau lebih yang memiliki kesamaan atau kesetaraan, kemudian memperlihatkan kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Phew, kalimat pembukanya panjang banget, ya? Hahah, semoga tak membuat kalian bosan d:

Sebelum lanjut, aku ingin memberitahukan bahwa materi tulisan ini akan berdasarkan pada video di bawah ini:





Sekali lagi, sebelum mengomentari dua hal yang diadu oleh RTK dalam video di atas, aku ingin... mengomentari si... Pembawa acara? Narator? Host? Ah, aku tak yakin bagaimana menyebutkannya, pokoknya mas-mas yang ada di video itu, yang namanya Rateka Lee itu. Dan komentarku adalah...

Dia... mempunyai suara yang merdu sekali! Sungguh, kalau dia mau belajar vokal (atau sudah?) mungkin dia bisa jadi penyanyi yang cukup lumayan.

Ya, kecuali, ada campur tangan mixer #eh

Namun, entah asli atau tidak, yang pasti suara yang merdu itu jadi alasan pertama kenapa aku memilih video ini dari bejibun video di portal video sharing Smartfren untuk kumasukkan dalam posting ini.

Alasan kedua kenapa aku memilih video ini, karena videonya disertai musik latar belakang yang enak banget buat dikonsumsi indera pendengaranku. Tidak hening alias telinga kita tak hanya disuguhi oleh monolog si pembicara, dan musik itu muncul di saat-saat yang tepat.

Jadi, secara harmonisasi video ini memenuhi syarat.

Eh, cie, harmonisasi, padahal nggak tahu penggunaannya benar atau tidak, hahah.

Alasan selanjutnya... Agak konyol sebenarnya, tapi tak afdol bila tak mengungkapkannya. Saat memilih satu video dari puluhan, aku agaknya terkena fatamorgana. Sebab huruf/angka romawi "V" pada Smartfren membakar inderaku dan meneriakkan bahwa itu adalah inisial dari kata Victory—atau dalam bahasa Indonesia, kemenangan. Kemenangan yang kuharap merapat padaku.

Cukup untuk alasan kenapa aku memilih video ini. Saatnya membahas dua entitas yang diadu.

Seperti judul video di atas, dua hal yang diadu adalah dua buah smartphone cantik "berbaju" putih, Lenovo A859 dan New Smartfren Andromax V. Sebenarnya, dengan menonton videonya, teman teman bisa langsung tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing smartphone. Tapi tidak semua orang diberkahi koneksi yang oke untuk mengunduh video di atas, dan bagi sebagian orang jauh lebih nyaman mengetahui sebuah informasi dengan hanya membacanya.

Dengan dua alasan itu, ditambah karena aku orangnya baik dan berbudi luhur *dilempar cabe oleh khalayak xD*, aku akan menuliskan apa yang diocehkan pada video—dan memberinya tambahan sedikit. Atau tidak sedikit-sedikit amat d:

Bila dilihat sekilas, Lenovo A859 dan New Smartfren Andromax V punya ukuran layar yang sama. Tapi bila kita perhatian lebih saksama, layar Andromax V jauh lebih lebar sedikit.

Secara tampilan fisik, kedua smartphone canggih ini memiliki bentuk yang sama-sama manis (begitulah kata si Rateka Lee). Sama-sama mempunyai ujung-ujung melingkar. Hanya saja, untuk tampilan depan, menurut responden RTK, seorang pemuda berusia sekitar 16-22 tahun, mengatakan tampilan depan Lenovo jauh lebih oke. Tampak berkelas. Dan aku... setuju dengannya. Tapi soal material penutup baterai, yang berpengaruh pada kenyamanan dalam genggaman, sekali lagi menurut si pemuda dan aku percaya padanya, Andromax V memiliki tutup yang solid dan lebih nyaman untuk digenggam.

Balik lagi ke layar. Andromax V mesti mengakui kalau layar Lenovo jauh lebih tajam dan jernih dibanding kompetitornya, tapi meski begitu untuk keluaran suara, Andromax V yang jadi juaranya.

Untuk pilihan jaringan, dua-duanya mengusung dual-sim card. Sama-sama bisa dijejali dua kartu. Namun, khusus untuk New Smartfren Andromax V, salah satu jaringannya adalah CDMA.

Kemudian ke sektor yang bagi sebagian orang sektor paling sensitif: harga. Andromax V dibanderol dengan harga yang jauh lebih murah 300-an ribu rupiah dibanding Lenovo A859.

Kesimpulannya, sama seperti yang dikatakan si pemuda-responden, Lenovo A859 dan New Smartfren Andromax V adalah smartphone canggih dua jutaan yang nyaris tidak memiliki perbedaan, atau memiliki perbedaan yang cukup tipis. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Masing-masing juga mengungguli kompetitornya.

Bingung memilih? Sama, aku juga. Dua-duanya sama-sama keren sih!



P.S. Mungkin info ini bisa menghapus kebingungan kalian, si pemuda-responden lebih memilih New Smartfren Andromax V. Dengan fitur yang tidak beda jauh, dia memilih Andromax V yang memiliki material yang lebih kokoh dan nyaman dalam cengkeraman.
Share:

2 komentar:

  1. bro, saya baru baca artikel Anda...hahaha, makasih, meski saya ga suka sama suara sendiri. 😅

    BalasHapus

Silakan tinggalkan komentar. Jangan spam ya ^_^