Senin, September 29, 2014

Subject: Alasan Kenapa Saya Harus Membaca The Monogram Murders

Kepada Grey Cells
Selaku narablog Sel-Sel Kelabu
di http://selselkelabu.blogspot.com

Dengan hormat,
Dengan munculnya coretan ini di bog saya, itu artinya saya sangat berkenan untuk turut serta memeriahkan event yang diadakan oleh Sel-Sel Kelabu yang bekerja sama dengan penerbit kenamaan Gramedia Pustaka Utama, yakni, menulis pendek dengan tema "Mengapa Saya Ingin Membaca The Monogram Murders."
 
Sesuai dengan syarat yang diberlakukan, dimana partisipan wajib menuliskan alasan kenapa pantas mendapatkan kesempatan membaca The Monogram Murders, maka dari itu berikut sebab-musabab saya patut membaca The Monogram Murders sesecepat mungkin:
1. Alasan yang pertama, dan merupakan yang mudah sekali untuk ditebak, karena novel ini memuat karakter fiksi terkenal buatan Dame Agatha Christie: Hercule Poirot, yang terkenal dengan sel-sel kelabunya, dan ide-idenya yang tak biasa, serta sikapnya yang sedikit mengesalkan.

2. Saya suka misteri. Tapi bukan jenis misteri yang membuat ngeri dan bulu roma berdiri, tapi jenis misteri yang mengajak saya berpetualang mencari petunjuk dan solusi, bagi teka-teki yang bikin kepala pusing tujuh keliling

3. Alasan yang ketiga merupakan alasan saya yang paling utama. Dan alasan tersebut adalah karena saya sangat teramat penasaran dengan novel The Monogram Murders. Apa yang membuatnya istimewa hingga mendapat sorotan dunia? Apa yang membuatnya sepesial sehingga mendapat persetujuan dari ahli waris Dame Agatha Christie? Apakah misteri racikan Sophie Hannah aroma, rasa, dan baunya mirip seperti misteri buatan Dame Agatha? Ataukah karena sebab lain? Saya tidak bermaksud merendahkan Sophie Hannah, tapi banyak sekali penulis hebat di penjuru dunia, dan mungkin tidak sedikit pula yang jauh lebih hebat daripada dirinya, tapi kenapa baru beliau yang mendapat pengakuan dari keluarga Dame Agatha?

Demikianlah coretan blog saya yang sederhana ini. Semoga menjawab apa yang telah disyaratkan dan tidak melenceng dari tema. Bila terdapat kata-kata yang tidak berkenan, mohon untuk dimaafkan. Dan atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

F.J. Ismarianto

*Lampiran: foto:  satu-satunya buku Dame Agatha yang baru saya miliki
Share:

0 comments:

Poskan Komentar

Silakan tinggalkan komentar. Jangan spam ya ^_^