Sabtu, Oktober 31, 2015

Orang Ketiga

Pada awalnya, aku lega dan bahagia bisa terlepas darimu. Kalau boleh mendefinisikan bagaimana rasanya, rasanya tidak jauh beda dengan saat kamu menerima cintaku dulu sekali. Malah bisa dibilang aku jauh jauh jauh—satu kata "jauh" tidak akan cukup menggambarkan betapa aku—lebih bahagia.

Pikirku saat itu, akhirnya aku bisa kembali pada teman-temanku. Tampaknya dua abad telah berlalu sejak terakhir kali aku jalan bersama mereka. Pikirku, akhirnya aku bisa lebih lama bercengkerama dengan keluargaku. Semenjak pacaran denganmu, kita berdua tahu, aku jadi jarang berada di rumah. Dikit-dikit kamu telepon minta ditemenin: ke mall-lah, ke bioskop-lah, makan malam-lah, dan seterusnya. Dikit-dikit kamu nangis—kebanyakan karena hal sepele semisal kuku patah—dan minta aku dengar curhatanmu yang sepanjang jalur pantura.
Share:

Rabu, September 23, 2015

Tidak Terunduh

Selama beberapa hari, dimulai hari Jumat, blog yang di-host di Blogger dan Wordpress tidak bisa dibuka. Bingung? Iya. Sedih? Enggak juga. Panik? Lumayan. Sebab masalahnya hanya di unduhan halaman blog saja, aku tetap masih bisa nulis karena masih bisa masuk ke halaman dashboard. Yang bikin cukup bingung ketika ada komentar yang nyangkut, yang bila ada, dan membutuhkan balasan.
Share:

Selasa, Juli 21, 2015

Kembali?

It's been a long time since my last blog posted: The Amulet of Samarkand review. It's not because I don't have time, or I don't have any idea to write. I have time to seen movies. I wrote movies review almost everyday in my Path--you have to know that now I had Luke, he's my new my new smartphone, and he could play movies file (MP4, Avi, MKV), I'll introduce him to you later, and perhaps I post some picture of him. I wrote a short story which the screenshot of the first paragraph I posted to my instagram. Perhaps, I'm just lazy. Or perhaps... I don't know.

But now, I'm back. I want to craft million, no not million, billion words in this blog. My blog. And there is no one can stop me!


P.S: Actually, there is someone can stop me. And some things, too. And ... okay, I have to stop now.
Share:

Rabu, April 15, 2015

The Amulet of Samarkand by Jonathan Stroud

Akibat dihinggapi dendam pada gurunya dan seorang penyihir tenar yang angkuh bernama Simon Lovelace, Nathaniel (seorang penyihir remaja yang masih belajar) diam-diam memanggil Bartimaeus, jin berusia 5000 tahun. Jin kuat yang bahkan gurunya takut untuk memanggilnya. Jin kuat yang diperintahnya untuk mencuri Amulet Samarkand, benda sihir milik Lovelace.
Share:

Sabtu, April 11, 2015

Buku-buku Yang Menemaniku Tumbuh Besar

Dalam kehidupan seorang pencinta buku, atau pembaca buku, atau juga penimbun buku, sudah pasti ada buku-buku yang teramat sangat berkesan di masa awal-awal membatja buku (batja: saat masih bau temulawak, eh, kentjur). Saking berkesannya buku(-buku) tersebut, tiap ditanya untuk merekomendasikan sebuah buku yang asyik, seru, dan bikin tegang (?), secara otomatis dirimu merekomendasikan buku-buku itu. Saking berkesannya buku-buku tersebut, dirimu ingin membatjanya lagi dan lagi, berulang-ulang, hingga mungkin sampai hapal kata per kata. Dan, saking berkesannya buku-buku itu, sadar ada tidak buku itu mempengaruhi kehidupanmu.
Share:

Senin, Maret 16, 2015

All Books Discount Up to 20%!!

Seperti dalam coretanku di Story Eater Tales, Story Eater Corner baru-baru ini telah diajak kerja sama oleh toko buku besar dari Jakarta. Jadi, sekarang Story Eater Corner tidak hanya melayani penjualan buku bekas atau buku baru koleksi lama yang kebanyakan segelnya telah rusak, tapi juga BUKU BARU yang SEGELNYA masih RAPI dan UTUH! 

Ditambah lagi selalu ada diskon dari 15% hingga 20%!!
Share:

Sabtu, Februari 21, 2015

Mimpi di Pagi Berlubang

Tadi pagi, atau beberapa menit yang lalu (aku buru-buru menulisnya mumpung aku masih ingat), aku bermimpi. Mimpi soal aku pindah ke sekolah asrama.

Ya, di mimpi ini aku jauh lebih muda, sekitaran kelas 1 atau 2 SMA, dan hendak dipindahkan ke sekolah asrama.
Share:

Jumat, Februari 20, 2015

Sejarah Tulisan Wortel?

Tulisan Wortel, begitulah Heru Arya aka Pangeran Wortel menamai blognya. Blog yang berisi kesehariannya di kerajaan wortel. Tapi meski blognya ramai dikunjungi pelancong, banyak yang tidak tahu sejarah kenapa blognya dinamai Tulisan Wortel. Banyak yang mengira karena dia Pangeran Wortel, maka sudah pasti dia akan menamai blognya Tulisan Wortel. Menurut saya, hal itu cukup masuk akal. Tapi bukankah manusia makhluk yang agak sulit diprediksi? Mungkin saja alasan tadi yang digunakan, tapi mungkin juga tidak. Hanya pangeran wortel yang tahu. Jadi kenapa tidak kita langsung tanyakan saja padanya? Inilah dia... Heru Arya atau Pangeran Wortel!
Share:

Minggu, Februari 15, 2015

Rabu, Februari 11, 2015

Kirim nggak, ya?

Belakangan ini, kotak masuk pesan singkat di ponselku dibombardir pesan singkat "nyasar" oleh "nomor iseng" yang membuatku berdebar-debar tak karuan. Aku tidak heran hal itu terjadi, secara nomor ponselku memang tidak pernah dirahasiakan. Di profil facebook-ku, nomor itu terpampang nyata. Di Kaskus, di thread ini (dimana kalian bisa menemukan buku baru dan bekas murah), nomorku juga terpasang cantik. Di blogku yang lain, di salah satu halamannya, yakni di sini, juga bak pesawat yang landing di Halim Perdana Kusuma (?)
Share:

Selasa, Februari 10, 2015

Rabu, Februari 04, 2015

Pemuda ini Merayakan Kebahagiaan Dengan Berbagi Voucher Buku

SURABAYA - Sama seperti jalan menuju Roma, ada banyak cara dalam merayakan kebahagiaan. Salah satunya adalah dengan berbagi sebuah voucher buku sebesar Rp. 150.000, seperti yang dilakukan oleh Biondy Alfian. Ya, bukannya menghambur-hamburkan uang untuk dirinya sendiri, pemuda penggemar permainan igo (permainan yang mirip catur dan othello, red), yang menjadi pemenang ketiga dari kontes Young Adult Realistic Novel, itu justru ingin berbagi kebahagiaan dengan orang lain lewat giveaway yang diadakannya di blog pribadinya, A Life.
Share:

Minggu, Januari 25, 2015

Dukungan Semesta

Hari itu, 29 Maret 2014, Mas Kurir (karena usianya masih muda, malah aku curiga usianya jauh lebih muda dariku... Ett, dah, pakai dijelasin segala lagi xD ) melakukan apa yang sudah menjadi tugasnya: melakukan pengiriman barang. Tepatnya pengiriman barang ke rumahku. Darimana aku tahu? Ada tiga penyebabnya:
Share:

Kamis, Januari 22, 2015

Chocolate Never Works

People said, chocolate will make you feel happy because it contain endorphine, hormon of happiness. I believe that until... I did it myself. Eating chocolate, I mean.

And... Unwork (?) For me, chocolate never invited happiness!
Share:

Rabu, Januari 21, 2015

Sabtu, Januari 17, 2015

Posting Pertama di 2015

Belum terlambat untukku menuliskan resolusiku untuk tahun 2015, kan?

Ah, tapi kalau terlambat pun aku juga bakal tetap menuliskannya. Siapa juga yang bisa melarangnya? Apa, patjar? Ahahah, belum punya, sob, mungkin tahun ini *bukan resolusi, tapi boleh deh disebut harapan*

Tapi sebelum masuk ke daftar, izinkan aku untuk mengucapkan selamat (yang terlambat) pada 2015 atas dirinya yang kini memegang tampuk kekuasaan selama kurang lebih 1 tahun ke depan. Semoga dia memerintah dengan bijaksana, dan semoga kami bisa jadi kawan baik :3
Share: